Blackberry KEYone: Mau mengulang kejayaan keyboard fisik?


0F105BB8-CE8C-497F-A38F-2594BDA9E137.JPG

Kalau diinget-inget jaman gue kuliah sekitar tahun 2006 - 2011 dulu hanya satu merek yang mendominasi pasar smartphone di Indonesia yaitu Blackberry! alasannya? cuman satu yaitu BBM. biarpun ada merk smartphone lain seperti nokia dan samsung serta sudah muncul smartphone seperti Apple di 2007 dan Android di 2008 tapi masih berada di early stage dan belum ada aplikasi chat seperti Whatsapp atau Line. Lagian harga iPhone waktu itu masih sangat tinggi dan buat mahasiswa kaya gue gak mungkin bisa beli. Di masa itu adalah suatu kemewahan untuk bisa chat dengan teman atau pacar tanpa buang-buang pulsa seperti SMS. irit sob! yah namanya juga mahasiswa. Gak heran Blackberry sangat laris di pasaran dan menjadi merk yang populer di eranya.

Tapi semenjak keberadaan iPhone dan Android sudah mulai menjamur dan sudah ada aplikasi chat populer seperti Whatsapp dan Line perlahan-lahan pamor Blackberry pun menurun. Walaupun masih tetap pede dengan Blackberry OS yang makin lama makin ketinggalan jaman. Blackberry pun mulai ditinggalkan dan tenggelam hingga akhirnya menyerah dan juga mengeluarkan aplikasi BBM di iPhone dan Android. Tapi sepertinya langkah tersebut sudah cukup telat sehingga sulit untuk menyelamatkan BBM dari gempuran dan Whatsapp dan Line. 

Blackberry Menyerah? oh tentu tidak!

Di tahun 2016 Blackberry kembali dengan Blackberry Priv yang meninggalkan BBOS dan beralih ke Android. Buat gue itu adalah langkah yang cukup mengejutkan tapi cukup realistis. Mau bagaimanapun BBOS milik mereka sudah sulit untuk bersaing dengan iOS ataupun Android. Namun di 2017 RIM memutuskan untuk fokus di bisnis Software dan menjual / melisensi bisnis Hardware mereka. TCL mobile mengambil alih bisnis Hardware Blackberry dan meluncurkan Blackberry KEYone sebagai Smartphone Blackberry pertama mereka.

Gue langsung tertarik dengan Blackberry KEYone saat pertama kali diluncurkan (sebelumnya sempat beredar dengan Codename Blackberry Mercury). Kenapa? KEYone adalah blackberry Android pertama yang memiliki desain ikonik ala Blackberry dengan keyboard fisik dibawah layar (Blackberry Priv memiliki desain slider dengan keyboard fisik dibawah layar). feels like the old days! gue penasaran apakah keyboard fisik masih bisa bersaing di era full touchscreen seperti smartphone zaman sekarang? untuk menjawab rasa penasaran akhirnya gue mencoba untuk membeli Blackberry KEYone ini dan berikut adalah Reviewnya.


FB0484DA-ED79-487E-AD2E-9058FA1855CE.JPG
1065FD1B-10B5-40B3-9977-90AAF96EC93B.JPG

SPEC

Blackberry KEYone ini memiliki Spesifikasi yang tidak bisa dibilang jelek sebenarnya. Tetapi Spesifikasinya sudah banyak diadopsi oleh Midrange smartphone kebanyakan. Menggunakan  prosesor Snapdragon 625, RAM 3 GB, 32 GB ROM, Layar IPS 4.5 inch 1080x1620 px, kamera belakang 12-megapixels dengan f/2.0 dengan Sony IMX378 sensor, kamera depan 8- megapixels dengan f/2.2, batere 3.505 mAh dan yang paling utama adalah QWERTY Keyboard fisik yang membedakan Blackberry KEYone ini dari Smartphone kebanyakan. Tetapi sayangnya harga smartphone ini setara dengan Flagship walaupun spesifikasi yang dibenamkan menurut gue sangat “midrange”. Blackberry KEYone dijual seharga US$ 549 atau sekitar 7,5 juta rupiah. agak berlebihan menurut gue, apalagi spesifikasi serupa seperti ini bisa ditemukan di Xiaomi Redmi Note 4 dengan harga tidak sampai 2,5 juta rupiah saja atau hanya sepertiganya. Mahal banget sob!


5555CB72-EE1D-4EED-B678-A1455EF1B111.JPG

DESIGN & BUILD QUALITY

Secara desain TCL sebagai pabrikan baru tidak mau meninggalkan desain ikonik Blackberry begitu saja. kalau dilihat dan diperhatikan dengan lebih detil, Blackberry KEYone banyak mengambil elemen desain dari Blackberry Dallas atau Yang lebih dikenal sebagai Blackberry Passport Silver Edition dan gue akui desain dari Blackberry Dallas ini keren banget. Dengan sudut-sudut yang mengkotak serta kombinasi warna silver - hitam dan desain yang sangat industrial menjadikan Blackberry KEYone ini cukup keren secara desain. Build Quality yang Solid membuat Blackberry KEYone ini sangat enak digenggam karena berasa kokoh dan beratnya pas.

1E74DA5F-00E2-4E27-B5F2-137D0634E2EE.JPG

Di bagian depan terdapat layar IPS 4.5 inch 1080x1620 px. Ukuran layar dan resolusinya cukup unik dan berbeda dibandingkan smartphone lain. kenapa? karena Blacberry KEYone memiliki Keyboard fisik di bawah layarnya, dan bisa gue bilang keyboard ini adalah inti dari Blackberry KEYone. Keyboard ini memiliki beberapa fitur unik seperti shortcut, tombol di keyboard bisa diatur sebagai shortcut untuk aplikasi tertentu contohnya tombol T untuk aplikasi Twitter atau Y untuk Youtube hingga total bisa hingga 52 kombinasi shortcut diaplikasikan. fitur lainnya yang gak kalah menarik adalah keyboard scrolling. Keyboard di Blackberry KEYone ini sekaligus berfungsi sebagai Trackpad raksasa ( kalau dibanding trackpad BB jaman dulu) sehingga gue dapat scrolling tanpa jari menghalangi layar. dan fitur terakhir di keyboard yang menarik adalah space bar di keyboard juga sekaligus berfungsi sebagai fingerprint scanner. Secara keseluruhan keyboard ini cukup nyaman dipakai.

4E222081-8A7E-4B5D-A688-D27E73124641.JPG
BC84F519-C7B1-419F-8024-7A56AD19394C.JPG
22E1B32B-A66E-458D-9F03-E6EBE42EB4E5.JPG
9DEB25B8-4ABE-4AAE-A6BC-D6FA7708A560.JPG

Bagian samping kiri hanya terdapat 1 tombol yaitu power button. Sementara di sisi kanan terdapat Hybrid slot sim card. volume button dan convenience key. Apa fungsi dari convenience key ini? kurang lebih seperti shortcut di keyboard. Kita bisa mengatur fungsi dari convenience key ini dan menyesuaikan dengan kebutuhan. Gue set convenience key sebagai shortcut ke camera untuk mempermudah dan mempercepat akses camera tanpa harus buka menu dari homescreen. Untuk sisi belakang terdapat kamera dengan ukuran yang cukup besar dan cover body belakang yang terbuat dari semacam rubber dengan pola diamond shape. Pemilihan material rubber sepertinya agar Blackberry KEYone tidak mudah slip saat dipegang. Ini cukup berguna buat gue yang tangannya selalu berkeringat.


93C64E7B-DE6C-49FD-89B8-1CA955B6E1BC.JPG

SOFTWARE & PERFORMANCE

Bicara soal software sebenarnya Blackberry KEYone ini menggunakan versi Android 7.1.1 Nougat yang “nyaris” pure dengan beberapa tambahan tweak dari Blackberry. Seperti Blackberry Hub yang menyatukan semua notifikasi di dalam satu aplikasi, aplikasi keamanan seperti Blackberry DTEK, akses widget dari icon apps dan akses shortcut dari icon apps di homescreen dan lain-lain. Overall experience-nya cukup nyaman, tapi ketidaknyamanan muncul di saat menggunakan aplikasi dalam format landscape atau horizontal. Kenapa? keyboard fisik menjadi sebabnya. posisinya bikin jadi lumayan awkward dan tidak nyaman kalo dipake lama-lama maen game atau youtube-an. Mungkin karena Blackberry KEYone memang di-design untuk digunakan dalam orientasi portrait atau vertical.

E2B30E65-2356-41D1-8ACA-2B15FF3200C5.JPG

Untuk performance dalam penggunaan sehari-hari Blackberry KEYone udah cukup ok. Bukan yang bagus banget tapi nggak jelek juga, jarang ada lag di saat membuka banyak aplikasi dalam waktu yang bersamaan. Kombinasi SD 625 dan baterai 3.505 mAh juga terbukti keiritannya. Baterai Blackberry KEYone ini sanggup bertahan hingga nyaris 2 hari dengan penggunaan sehari-hari mostly untuk e-mail, chat, sosial media dan youtube.


D1B7F58E-EC01-457A-9DAC-44B1C67B295B.JPG

CAMERA

Blackberry KEYone menggunakan kamera belakang 12-megapixels dengan f/2.0 dengan Sony IMX378 sensor. Sensor yang sama digunakan juga oleh Google Pixel dan kamera depan 8- megapixels dengan f/2.2. daripada nulis panjang lebar mendingan langsung liat hasil fotonya aja :D

IMG_20171022_1604525.jpg
IMG_20171022_1615145.jpg
IMG_20171022_1615461.jpg
IMG_20171022_1623051.jpg
IMG_20171022_1615518.jpg
IMG_20171022_1616155.jpg
IMG_20171022_1800453.jpg

Untuk hasil fotonya menurut gue cukup ok lah, gak jelek. Tapi dengan Sony IMX378 sensor yang katanya dipake juga oleh Google Pixel kok rasa-rasanya gak sebagus itu ya hasilnya. padahal google pixel terkenal dengan hasil kameranya yang punya score DxO mark sampai 90. sepertinya sensor kamera memang bukan satu-satunya patokan dasn banyak faktor lain juga yang mempengaruhi.


226AE86B-A20A-49CA-A308-63F174B92470.JPG

CONCLUSION

Menurut gue Blackberry KEYone ini bagus dan cocok untuk digunakan para professional atau entrepreneur yang memang membutuhkan akses pekerjaan dimana saja. Sensasi mengetik di keyboard fisik memang berbeda dan lebih nyaman digunakan untuk membalas e-mail panjang ataupun chat. Tapi jujur kurang cocok untuk orang seperti gue yang masih membutuhkan dan menggunakan smartphone mostly untuk entertainment seperti untuk nonton series, youtube ataupun bermain game. Dan dengan harga US$ 549 atau sekitar 7,5 juta rupiah juga menurut gue harganya masih terlalu tinggi. nyaris setara dengan Flagship dari brand lain tapi hanya mendapatkan spesifikasi Midrange.

Jadi kesimpulannya? simpel. Lo butuh keyboard fisik dan budget bukan masalah?  go for it!. 

Sekian review blackberry KEYone dari gue, sampai di tulisan berikutnya!

 

Lokasi foto: Cotton Ink cafe by District7 coffee / IG: @district7.coffee / jl. kemang timur 74C