Review ASUS ZenFone 5: “iPhone X” untuk rakyat


DC2D007A-A0B5-4F3A-8568-3DE565E5CD5D.JPG

 Sejak diperkenalkan pada 2014, ASUS dan ZenFone adalah 2 nama di dunia smartphone yang saling melengkapi satu sama lain. ASUS ya ZenFone, ZenFone ya ASUS. Tapi setelah sempat mencoba sendiri (dan untuk pertama kalinya) salah satu dari seri ZenFone di tahun 2017 yaitu Asus ZenFone 4 Max Pro edition , jujur aja gue banyak kecewa. Spesifikasi, build quality, UI / UX hingga kameranya mengecewakan. Tapi gue pribadi paling kecewa dengan desain  ZenUI yang tidak terlihat menarik (desain icon, Flow UI / UX dll) yang membuat seri ZenFone ini terlihat seperti dibuat dengan asal-asalan dan tidak serius.

Tapi itu tahun lalu, di 2018 ini tampaknya ASUS mulai berbenah dengan seri ZenFone terbaru mereka yaitu Zenfone 5 series ( 5Q, 5, 5Z ). Dan gue berkesempatan nyobain ASUS ZenFone 5. Kalo sempet baca review gue tentang Xiaomi Redmi Note 5 dan udah denger kalo Xiaomi Redmi Note 5 ini digelari Smartphone “ghaib”. Nah ASUS ZenFone 5 ini kurang lebih sebelas dua belas lah :P sama-sama susah didapet. Tapi akhirnya dengan perjuangan yang cukup melelahkan akhirnya gue bisa mendapatkan ASUS ZenFone 5 ini dari D**o*****t via flash sale dengan harga normal. ASUS ZenFone 5 yang gue coba adalah varian midnight blue dengan 4 GB RAM dan 64 GB ROM.

Ok, langsung aja gak pake lama. yuk kita mulai review ASUS ZenFone 5!


6489FBC5-24E9-4059-8710-D7EE977733E0.JPG

SPEC

Untuk spesifikasi, ASUS ZenFone 5 kurang lebih mirip dengan Xiaomi Redmi Note 5. Menggunakan prosesor Qualcomm Snapdragon 636, prosesor yang sama dipakai oleh Xiaomi Redmi Note 5. performanya buat gue cukup memuaskan untuk dipakai sehari-hari. Multitasking dan loading aplikasi lancar dan tidak ada kendala berarti.

ASUS ZenFone 5 memiliki layar 6,2 inci Full HD+, resolusi 2.246 x 1.080 pixel dengan aspek rasio 19:9.  Kemudian dilengkapi juga dengan kombinasi 4 GB RAM dan 64 GB ROM, baterai 3.300 mAh, fingerprint sensor, NFC, 12MP dual pixel image sensor, 8MP front camera dan USB-C port. 

Nambahin dikit mengenai NFC, mungkin fitur ini jarang digunakan oleh orang lain tapi belakangan ini gue cukup sering memakai. Buat apa sih NFC? gue sering pake untuk cek saldo dan isi pulsa e-money Mandiri via Tokopedia. NFC sangat membantu banget buat gue yang suka lupa isi ulang e-money dan males kalo mesti isi ke ATM / Minimarket terdekat. Sebagai orang yang tinggal di Jakarta dan mesti menghadapi aturan ganjil genap dan mau gak mau harus lewat jalan TOL, fitur NFC ini sangat membantu dan gue seneng bangret ASUS ZenFone 5 sudah memiliki fitur NFC ini.


23817B58-2C00-47C5-B206-880A571E2328.JPG

DESIGN & BUILD QUALITY

Bagian desain adalah hal favorit gue dari ASUS ZenFone 5 ini. Desainnya keren bosqu! kali ini ASUS berhasil membuat desain ASUS ZenFone 5 ini nggak boring dan berbeda dari desain ZenFone-Zenfone sebelumnya yang cenderung “Boxy” dan kaku. Oke, gak bisa kita pungkiri bahwa desain dari ZenFone 5 ini terinspirasi dari iPhone X. Tapi gak 100% sama kok, masih ada ciri khas ZenFone yang dibawa di ZenFone 5 ini, paling mencolok adalah circular pattern yang membuat bagian belakang dari ZenFone 5 ini terlihat premium dan mahal, Desain ini sudah digunakan sejak era ZenFone 3 dan 4 dan tetap dipertahankan. 

B1AC4026-F39C-48AA-AAA6-64603EE8136A.jpg
79DE2C1C-3065-4F00-BFA4-82571D21CC32.JPG
F9410618-ECF5-4DE0-BDB4-F4D7ADC8586D.JPG

Pertama mari kita bahas bagian depan, ASUS Zenfone 5 memiliki layar 6,2 inci Full HD+ dengan aspek rasio 19:9 dan resolusi 2.246 x 1.080 piksel, dan gak lupa mengikuti tren, ASUS Zenfone 5 juga dilengkapi dengan Notch! Gue sebenernya salah satu orang yang gak begitu menyukai trend notch dan ASUS ZenFone 5 adalah pertama kalinya gue nyoba smartphone ber-notch dengan penggunaan yang cukup lama. Surprisingly, ternyata pake Smartphone dengan notch cukup nyaman dan gak ada masalah yang berarti. yang awalnya gue pikir akan janggal dengan keberadaan notch, ternyata hanya awalnya saja, lama kelamaan menjadi terbiasa, Ukuran notch dari Zenfone 5 ini juga tidak sebesar milik iPhone X.

11BF55C9-BFD0-4258-951F-AB642E9554E5.JPG
52207D16-7F69-4F8C-9DE5-65ABC745395A.JPG
50CE3B56-D8C1-4400-8430-49A1EB20F247 2.JPG

Di bagian belakang seperti yang sudah saya bilang sebelumnya, adalah salah satu ciri khas kuat  yaitu desain circular pattern dilapisi dengan glass back case Membuat Zenfone 5 ini tampil lebih premium dan mewah. Tampilan desain seperti ini biasanya baru kita dapatkan di Smartphone kelas flagship dengan minimal harga 6,5 jutaan. tapi bisa didapatkan di ZenFone 5 dengan kisaran harga 4,3 jutaan. FYI flagship sesungguhnya dari ASUS yaitu ASUS ZenFone 5Z menggunakan desain yang sama persis dengan ASUS ZenFone 5. Jadi memang ASUS ZenFone 5 didesain untuk menggunakan desain kelas flagship dari awal.   

1389012F-8096-4F86-8362-184F2C312900.JPG
2D3D448E-2A58-43F9-9ECD-EDB9A7C37AFC.JPG
34E2B647-59C2-4AFB-94ED-28B1E316C231.JPG
4A408CBE-B038-4F23-B20C-1A5C0A5A0C9A.JPG

Di bagian samping kiri terdapat dual sim card slot yang mendukung 4G  berkonfigurasi Hybrid dengan micro SD card dan di samping kanan terdapat volume rocker dan tombol power. Sementara di bagian atas terdapat mic dan di bagian bawah terdapat speaker, mic, audio jack 3.5 mm dan USB-C port


DAB8E1E8-ECE5-43EC-9C12-76493613FEF9.JPG

SOFTWARE & PERFORMANCE

Di sisi Software, ASUS memiliki memiliki custom skin sendiri yang mereka beri nama ZenUI. Sebelumnya gue sempat mencoba ZenUI di ASUS ZenFone 4 Max Pro dan jujur aja pada waktu itu gue gak suka dengan tampilannya, desain ikon dan UI-nya terlihat tidak menarik. Selain itu banyaknya bloatware yang ter-install juga buat gue kurang penting dan cukup mengganggu. Tapi berbeda dengan ZenUI 5.0 yang ada di ASUS ZenFone 5 ini, ASUS mengubah arahan desain di ZenUI versi terbaru ini menjadi lebih simpel, lebih ringan, minim bloatware dan lumayan mendekati stock Android. Pengalaman menggunakannya pun menjadi lebih ringkas dan menyenangkan dibanding ZenUI versi sebelumnya.

42F4A822-77B5-4BA7-B8BA-5408184A37C2.jpg
DD5528E5-27D3-4A49-ABAD-FC3520E45797.JPG
A887A7C6-5D46-4DA1-A0A0-352B98AAF94E.JPG

Dalam rangka memanfaatkan layar fullscreen dari ASUS ZenFone 5 ini, ada penyesuaian dalam desain software agar pengalaman menggunakan ZenUI di ASUS ZenFone 5 ini lebih maksimal. Buat kalian yang kurang sreg dengan keberadaan notch, jangan khawatir! notch di ASUS ZenFone 5 ini bisa "dimatikan". Bukan bener-bener dimatikan sih, tapi  lebih ke arah disamarkan dengan memberi bar hitam di sisi kiri dan kanan notch, sehingga kalau dilihat sekilas menjadi seperti smartphone biasa yang tidak memiliki notch. awalnya gue cukup antusias dengan fitur ini, untuk jaga-jaga kalau gue terganggu dengan keberadaan notch gue cukup mengaktikan itur ini. tapi ternyata seiring pemkaian, gue jarang sekali menggunakan fitur ini, karena sudah cukup terbiasa dengan keberadaan notch dan tidak terganggu. 

9D2ADF1C-786D-4CF8-B93D-E8A318E83C51.JPG
809B9BAD-BA47-44A2-ABFE-947875858E1A.JPG

Di bagian bawah juga terdapat on-screen capacitive button yang dapat dimatikan dan digantikan dengan fitur gesture control, mirip-mirip dengan gesture control di smartphone fullscreen lainnya. Swipe di tengah bawah untuk kembali ke home, swipe kiri bawah untuk back dan swipe kanan bawah untuk masuk ke menu recent apps. Untuk fitur gesture control ini baru ada di update ZenUI yan terbaru dan menurut gue masih belum terlalu sempurna karena terkadan lambat dalam merespon gesture yang kita gunakan, jauh lebih cepat gesture control yang dimiliki Xiaomi Redmi Note 5.

DB219E96-ED66-44B8-8A63-46504BD68291.JPG

Untuk performa secara keseluruhan sudah cukup untuk gue, tapi gak berlebihan. Yang membuat sedikit kecewa di sektor baterai dengan kapasitas 3.300 mAh. Buat sekarang kayanya kurang ya? dengan penggunaan full seharian dari pagi untuk penggunaan yang tidak terlalu berat ( WA, e-mail, youtube, Socmed, jarang nge-game ) biasanya baterai tersisa sekitar 15% di malam harinya. Buat yang aktif gaming, kalo berasa performanya kurang ngangkat ada fitur AI boost yang bisa menambah performa ASUS ZenFone 5 ini dalam waktu singkat. Tapi yang perlu diingat, penggunaan AI Boost ini juga berpengaruh banyak ke baterai. Semakin sering digunakan maka akan makin cepat baterai ASUS ZenFone 5 ini habis.


F315FE1A-F63F-4756-ADB4-361734B61757.JPG

CAMERA

Camera adalah salah satu bagian penting di ASUS Zenfone 5, dengan konfigurasi sensor IMX363 12 megapixel dengan lensa 24mm dan diafragma f/1.8. Sedangkan kamera kedua di belakang hadir dengan lensa 12mm yang memiliki sudut pandang 120° serta 8MP front camera sejauh ini cukup asik untuk digunakan. Langsung aja liat hasil-hasil fotonya disini:

P_20180818_082114_vHDR_Auto.jpg
P_20180818_082129_vHDR_Auto.jpg
P_20180819_141642_vHDR_Auto.jpg
P_20180819_144429_vHDR_Auto_HP.jpg
P_20180819_145240_vHDR_Auto_HP.jpg
P_20180819_145320_vHDR_Auto.jpg
P_20180824_100009_vHDR_Auto.jpg
P_20180824_100024_vHDR_Auto_HP.jpg
P_20180826_172021_vHDR_Auto_HP.jpg
P_20180826_174418_vHDR_Auto_HP.jpg
P_20180826_175157_vHDR_Auto_HP.jpg

Perbandingan lensa normal dan wide:

P_20180824_100111_vHDR_Auto.jpg
P_20180824_100114_vHDR_Auto_HP.jpg
P_20180824_100141_vHDR_Auto.jpg
P_20180824_100145_vHDR_Auto.jpg

contoh foto low light:

P_20180825_205628_vHDR_Auto.jpg
P_20180825_205640_vHDR_Auto.jpg
P_20180826_185135_vHDR_Auto.jpg

contoh foto portrait mode:

P_20180826_182755_BOK.jpg
IMG_20180715_184859.jpg

contoh foto kamera depan:

IMG_20180715_150823.jpg
P_20180826_185312_vHDR_Auto.jpg

Contoh Video 1080p:

Kamera dari ASUS ZenFone 5 ini overall cukup asik digunakan, untuk foto dengan lighting natural, low-light, portrait mode menurut gue hasilnya cukup baik. Gue suka dengan hasil yang diberikan tapi kurang suka dengan tingkat saturasinya yang rendah. Minus lain adalah lensa wide yang kualitasnya kurang bagus, terasa jauh sekali perbedaan kualitasnya dibandingkan kamera utama. 

D01DC5BB-B88B-4436-BE5B-D1CE3853D509.JPG

Kamera ASUS ZenFone 5 ini juga sudah dilengkapi dengan fitur yang bernama AI Detection Scene. fitur ini dapat mendeteksi scene / objek yang akan difoto secara langsung. Sebagai contoh foto diatas, ketika gue mau memfoto makanan maka akan AI akan medeteksi bahwa objek yang akan difoto adalah makanan ( ditunjukan dengan ikon sendok garpu di kanan bawah ) kemudian AI akan memaksimalkan color saturation, white balance, brightness dan faktor2 lain agar sesuai dengan karakter makanan tersebut. Eda 16 scene yang dapat dideteksi yaitu People, food, Dog, Cat, Sunset, Sky, Green field, Ocean, flower, Plant, Snow, Night view, Stage, Text, QR code dan Tripod. 


F645F652-8A80-441F-A403-76F0A574190D.JPG

CONCLUSION

Pengalaman gue memakai ASUS ZenFone 5 sebagai daily driver ini cukup menyenangkan. Berasa pake Flagship, padahal bukan :D kamera ok, desain bagus banget, performa juga ok. Buat lo yang gak kesampaian beli iPhone X tapi budget gak mencukupi, bolehlah ngelirik ASUS ZenFone 5 ini. Harganya cuman 1/4-nya iPhone X! pas banget kalo dibilang "iPhone X" untuk Rakyat kaya di judul. So far udah 3 orang yang ngeliat gue pake ASUS ZenFone 5 ini dan ngira kalo gue pakai iPhone X. hehehe :P

Awal-awal peluncuran emang barangnya susah didapat, tapi sekarang sudah mulai gampang kayanya. ASUS ZenFone 5 dijual dengan harga Rp4.299.000 untuk varian 4/64 GB. ada 2 pilihan warna yaitu midnight blue dan meteor silver. butuh storage yang lebih besar? sayangnya gak ada, kalo mau varian 6/128 GB bisa langsung cobain ASUS ZenFone 5Z. Beda di Storage, RAM dan Prosesor karena ASUS ZenFone 5Z udah pakai Snapdragon 845. Pasti jauh lebih asik performa-nya. Gak heran kalau dijual lebih mahal, ASUS ZenFone 5Z dijual dengan harga Rp6.699.000. Silakan dipilih yang paling pas dan sesuai dengan kebutuhan.

Sekian Review ASUS ZenFone 5 dari gue. Sampai jumpa di review berikutnya!


Lokasi foto: Woodpecker coffee / IG: @woodpeckerjkte / Terogong Pondok Indah